Body Building

5 Tips Sehat Buat Para Body Builder Pemula, Atur Pola Makan Paling Penting!

Mempunyai tubuh yang berotot adalah impian dari para body builder. Untuk mencapainya, ada berbagai cara yang bisa di lakukan. Salah satunya adalah dengan menerapkan pola makan sehat untuk body builder. Hal ini terbukti bisa menyokong pertumbuhan serta pembentukkan otot.

Dalam proses pembentukan otot tubuh, seorang body builder bukan Cuma butuh latihan fisik seperti angkat beban. Namun, body builder juga butuh perencanaan pola makan yang tepat dan teratur, supata otot mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal untuk berkembang.

Lalu, bagaimana sih cara agar tetap sehat untuk para body builder? Yuk simak di bawah.

1.Konsumsi Makanan Yang Disarankan

Diet sehat adalah bagian yang penting untuk seorang body builder. Makan makanan yang tepat serta dalam jumlah yang sesuai bisa memberikan nutrisi yang di perlukan otot untuk jadi lebih besar dan kuat. Makanan yang di konsumsi di setiap fase biasanya tak berbeda karena yang di bedakan hanya jumlah kalorinya saja.

2.Perhatikan Asupan Kalori

Kebutuhan kalori dari tiap body builder bisa berbeda – beda. Tergantung pada berat badan serta fase apa yang sedang di jalani. Daklam fase bulking, seorang body builder perlu meningkatkan asupan kalori sebesar 15% dari kebutuhan kalori normal.

Contohnya, jika kebutuhan kalori per hari adalah 3000 kkal, maka ia harus menambah asupan kalorinya menjadi 3.450 kkal per hari. tiap body builder juga harus tahu dulu berapa jumlah asupan kalori normal yang biasanya di butuhkan.

Cara gampangnya adalah dengan menimbang secara rutin selama 3 kali seminggu untuk mencatat apa yang di makan. Jika berat badan tetap sama, maka jumlah kalori harian tersebut adalah kalori normal yang berarti tak menurunkan atau menambah berat badan.

Saat beralih dari fase bulking ke fase cutting, seorang body builder justru perlu mengurangi kalori sebesar 15% dari kebutuhan kalori normal. Artinya, jika sebelumnya ia membutuhkan 3.000 kkal, dalam fase ini body builder hanya perlu 2.550 kalori per hari.

3.Jaga Berat Badan

Walaupun kebutuhan kalori pada setiap fase berbeda jauh, namun naik turunnya berat badan juga harus tetap di jaga. Tiap minggu seorang body builder di sarankan untuk tidak menurunkan atau menambah lebih dari 0,5 – 1% dari total berat badan. Tujuannya adalah untuk memastikan tubuh tak terlalu kehilangan banyak massa otot selama fase cutting atau menambah terlalu banyak lemak tubuh selama fase bulking.

4.Minum Banyak Air

Menjadi seorang body builder membutuhkan latihan yang cukup ketat. Itulah kenapa, kalian tetap harus mencukupi kebutuhan cairan kalian setiap hari. minimal 2 liter dalam sehari.

5.Tentukan rasio makronutrien

Setelah body builder menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan, ia bisa menentukan rasio makronutrien, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak, yang ia butuhkan setiap harinya. Tidak seperti perbedaan kebutuhan kalori antara fase bulking dan fase cutting, rasio makronutrien yang dibutuhkan dalam setiap fase tidak berubah. Rasio yang umum disarankan adalah:

  • 30–35% kalori dari protein, seperti daging ayam, ikan, telur, dan daging sapi
  • 55–60% kalori dari karbohidrat, seperti nasi, ubi, dan gandum
  • 15–20% kalori dari lemak, seperti minyak zaitun, minyak ikan, dan biji-bijian

Jadwal makan yang di sarankan sama dengan jadwal makan biasa, yaitu 3 kali makan utama dengan 2 kali cemilan sebelum makan siang dan sebelum makan malam. Selain itu, setelah 60 menit berolahraga, body builder juga disarankan untuk mengonsumsi sekitar 20 gram protein berkualitas tinggi guna membantu pembentukan otot.

Itulah beberapa tips untuk kalian yang masih pemula dalam body builder. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin juga suka...